Golkar : Kok kadermu gak direkomendasi di Nias Selatan ?
Oleh : Constant Giawa Belakangan ini saya sering bersenandung. Lagunya Kisah Kasih di SMA yang pernah popular di tahun 1980-an yang dinyanyikan oleh Obbie Mesakh. Satu kalimat yang selalu saya ulang adalah ; “Sungguh aneh tapi nyata”. Saya terkadang tak sadar menggelengkan kepala, seakan tidak berterima dengan kenyataan yang ada. Apa gerangan yang terjadi ? Sejak akhir Juli 2010 hingga 2 hari sebelum masa pendaftaran Balon Bupati dan Wakil Bupati Nias Selatan, beredar berita bahwa salah satu kader Golkar akan ikut bertarung di Pemilukada Nias Selatan. Kader tersebut bernama Orudugo Halawa yang akan mendaftar sebagai bakal calon Wakil Bupati berpasangan dengan Daniel Duha, S.H. yang mendaftar sebagai bakal calon Bupati. Sebagian orang berpendapat bahwa inilah pasangan ideal yang mampu memimpin Nias Selatan untuk lima tahun ke depan. Berbagai harapan mulai … Read entire article »
Filed under: Featured, Sketsa Nias
Salah Pilih…Nisel Balik ke Induk
Oleh : Constant Giawa Hari Minggu, 15 Aguss 2010, 2 hari menjelang kita merayakan HUT Kemerdekaan Indonesia, saya melakukan perjalanan dari Gunungsitoli ke Teluk Dalam melalui jalur Timur Nias. Perjaalanan sore itu cukup menyenangkan. Saya bersama 4 orang teman lainnya mengisi waktu dengan membicarakan berbagai macam hal, mulai dari makanan khas Nias hingga Pemilukada Nias Selatan yang sudah memasuki masa pendaftaran bakal calon. Dengan bekal beberapa jenis makanan kecil dan air mineral, tak terasa kami sudah melewati perbatasan antara Nias dan Nias Selatan. Memasuki kecamatan Lahusa Nias Selatan, nuansa Pemilukada sudah mulai kami rasakan. Beberapa baliho dalam ukuran besar berdiri tegak di pinggir jalan seakan memberikan sambutan hangat kepada setiap orang yang melalui jalan tersebut. Puluhan lebih dinding rumah penduduk dihiasi dengan stiker-stiker para bakal calon Bupati dan … Read entire article »
Filed under: Featured, Sketsa Nias
Anggota DPRD Nias “mengembalikan”, Goenawan Mohamad juga “mengembalikan”
Oleh : Constant Giawa Beberapa hari terakhir di beberapa media massa nasional ramai diberitakan pengembalian Bakrie Award beserta uang tunai yang diterima oleh Goenawan Mohamad kepada penyelenggara pemberi penghargaan tersebut. Freedom Institute memberikan penghargaan Bakrie Award kepada Goenawan Mohamad pada tahun 2004 atas karya-karya kesusasteraan yang telah dihasilkan selama ini. Terlampir juga uang sebesar Rp. 100.000.000, sebagai tambahan penghargaan tersebut. Freedom Institute adalah lembaga yang setiap tahunnya menyelenggarakan penilaian atas prestasi yang dicapai oleh orang Indonesia yang berkarya di berbagai bidang, seperti kedokteran, sosial kemasyarakatan, pengembangan teknologi dan lain sebagainya. Lembaga ini sepenuhnya mendapat dukungan dana dari keluarga Bakrie. Pengembalian penghargaan tersebut dilakukan oleh Goenawan Mohamad karena kecewa kepada keluarga Bakrie yang hingga saat ini belum menuntaskan tanggungjawabnya atas bencana kemanusiaan lumpur Lapindo. Seperti kita ketahui bersama, bencana … Read entire article »
Filed under: Featured, Sketsa Nias
Kearifan Nias
Oleh Ahmad Yunus Gunung Sitoli jantungnya Pulau Nias. Di sini geliat perekonomian dan perkantoran tumbuh. Kapal-kapal perdagangan, nelayan hingga kapal Ferry yang menghubungkan Sibolga – Nias masuk ke sini. Kurang lebih perjalanan dari Sibolga ke Nias sekitar 12 jam. Ferry menjadi andalan utama Nias. Truk bermuatan naik dalam perut kapal. Dari barang-barang sehari-hari sampai sayuran. Penumpang tidur sesak di atas geladak kapal. Dari bayi hingga orangtua. Udara terasa pengap. … Read entire article »
Filed under: Sketsa Nias
Dodol Durian : Peluang yang Tertidur Pulas
Oleh : Constant Giawa Sejak awal bulan Juni ini, kota Gunungsitoli kembali dibanjiri buah durian. Aroma buah ini menyuguhkan bau khas yang bisa kita cium saat bepergian di seluruh penjuru kota. Hampir semua tempat sampah dipenuhi dengan kulit durian. Artinya tingkat kebutuhan masyarakat untuk mengkonsumsi buah ini sangat tinggi. Rata-rata tiap keluarga dipastikan akan membelanjakan sejumlah uang untuk membeli buah ini. … Read entire article »
Filed under: Sketsa Nias
Malas, Mumpung dan Masyarakat Nias
Oleh : Constant Giawa Malas Ah, Mumpung ada …. Kata-kata ini mungkin pernah terlintas di benak kita atau pernah menggoda di saat kita sedang asyik dengan sesuatu yang kita kerjakan atau sesuatu yang kita alami. Pernah sekali waktu kita menolak ketika Ibu meminta kita untuk bengun pagi, mandi, belajar, cuci piring dan masih banyak kerjaan yang lain. Secara otomatis kita menjawab “Malas Ah…”, lalu beranjak pergi atau melanjutkan kegiatan yang sedang kita lakukan. Bahkan kita mungkin pernah menjawab “Kan ada si Anu, Ma, kok bukan dia yang disuruh” ? atau kalimat seperti ini “Mumpung ada si Anu, biar dia aja yang ngerjain” … Read entire article »
Filed under: Sketsa Nias
Mekarlah, Aku Ingin Perubahan…
Mekarlah, Aku Ingin Perubahan Oleh : Constant Giawa Mekar, mekarlah bunga biar keindahan itu bisa kurasakan dari setiap hembusan wewngian yang datang dari kuntummu. Walau kutahu bahwa nanti sore kau akan kuncup dan bahkan layu. Namun aku tak akan menyesali karena telah kidapatkan kegembiraan yang tiada tara dalam hidupku, hanya karena engkau mekar. … Read entire article »
Filed under: Sketsa Nias