Articles Comments

NiasBerbagi.Com » Berita, Sisi lain » Caleg Tunenetra Lolos Menjadi Anggota DPRD Bantul

Caleg Tunenetra Lolos Menjadi Anggota DPRD Bantul

BANTUL – Prestasi cukup membanggakan berhasil ditorehkan Gus Tur alias Tur Haryanto. Penyandang tunanetra asal Bantul itu kemungkinan besar akan lolos menjadi anggota DPRD Bantul.

Gus Tur berhasil mendapatkan suara terbanyak dalam Pemilu Legislatif 9 April di Dapil V, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Kendati demikian, cacat yang dimiliki Gus Tur bukanlah bawaan lahir

“Saya mengalami kecelakaan dan mengakibatkan kedua mata saya tidak bisa lagi melihat secara normal,” terangnya ketika di temui di rumahnya di RT 1 Kelurahan Gadingharjo, Sanden, Bantul, Jumat (17/4/2009)

Walaupun tidak bisa melihat, lanjut Gus Tur, pengalaman dalam bidang politik menggugahnya untuk memberanikan diri maju menjadi caleg dari Partai Amanat Nasional karena dalam UU tidak ada larangan caleg disable dilarang maju.

“Sebelum masuk PAN saya dulu kader PDIP. Bahkan saya sempat menjadi anggota Badan Pemenangan Pemilu PDIP tahun 2004. Saya masuk ke PAN baru pada bulan Maret 2008 lalu,” tandasnya

Ketika ditanya strategi pemenangan pemilu untuk dirinya sendiri, pria kelahiran Bantul 26 Agustus 1969 mengaku membuat tim sukses sebanyak 54 orang untuk menggarap 18 desa yang ada di DAPIL V. Alhasil dengan kerja keras tim suksesnya memperoleh hasil yang memuaskan.

“Di Kecamatan Kretek, Sanden, Pandak, Pundong, dan Srandakan suara saya menduduki rangking 3 atau 2 sehingga total suara mencapai 3.200 suara dari total jumlah suara yang diraih PAN di Dapil V, yakni sebanyak 15.920 suara,” terangnya

Disinggung mengenai biaya yang dikeluarkan untuk kampanye, Gus Tur mengaku tidak mengeluarkan biaya cukup banyak, karena saudara-saudaranya juga membantu biaya untuk kampanye.

Selain itu dirinya juga tidak memasang spanduk maupun baliho tentang dirinya yang dipasang di jalan-jalan raya karena hal itu tidak efektif dan hanya menghamburkan uang. “Saya tidak tahu persisnya, ya kira-kira paling banyak Rp50 juta” jelas alumni Fakultas Hukum Universitas Widya Mataram Jogja ini.

Eko Yulianto Nugro, Caleg terpilih dari Dapil I dari PDIP, Kabupaten Bantul mengaku sosok Gus Tur adalah orang yang cerdas sehingga jika nantinya masuk ke DPRD Kabupaten Bantul tidak akan mengalami kesulitan. “Dia punya asisten pribadi yang siap untuk membantu dirinya sehingga tidak akan mengalami kesulitan manakala membaca APBD maupun lainnya,” terangnya. (ful)

dikutip dari: http://pemilu.okezone.com/read/2009/04/18/267/211686/caleg-tuna-netra-lolos-jadi-anggota-dprd-bantul
BANTUL – Prestasi cukup membanggakan berhasil ditorehkan Gus Tur alias Tur Haryanto. Penyandang tunanetra asal Bantul itu kemungkinan besar akan lolos menjadi anggota DPRD Bantul.

Gus Tur berhasil mendapatkan suara terbanyak dalam Pemilu Legislatif 9 April di Dapil V, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Kendati demikian, cacat yang dimiliki Gus Tur bukanlah bawaan lahir

“Saya mengalami kecelakaan dan mengakibatkan kedua mata saya tidak bisa lagi melihat secara normal,” terangnya ketika di temui di rumahnya di RT 1 Kelurahan Gadingharjo, Sanden, Bantul, Jumat (17/4/2009)

Walaupun tidak bisa melihat, lanjut Gus Tur, pengalaman dalam bidang politik menggugahnya untuk memberanikan diri maju menjadi caleg dari Partai Amanat Nasional karena dalam UU tidak ada larangan caleg disable dilarang maju.

“Sebelum masuk PAN saya dulu kader PDIP. Bahkan saya sempat menjadi anggota Badan Pemenangan Pemilu PDIP tahun 2004. Saya masuk ke PAN baru pada bulan Maret 2008 lalu,” tandasnya

Ketika ditanya strategi pemenangan pemilu untuk dirinya sendiri, pria kelahiran Bantul 26 Agustus 1969 mengaku membuat tim sukses sebanyak 54 orang untuk menggarap 18 desa yang ada di DAPIL V. Alhasil dengan kerja keras tim suksesnya memperoleh hasil yang memuaskan.

“Di Kecamatan Kretek, Sanden, Pandak, Pundong, dan Srandakan suara saya menduduki rangking 3 atau 2 sehingga total suara mencapai 3.200 suara dari total jumlah suara yang diraih PAN di Dapil V, yakni sebanyak 15.920 suara,” terangnya

Disinggung mengenai biaya yang dikeluarkan untuk kampanye, Gus Tur mengaku tidak mengeluarkan biaya cukup banyak, karena saudara-saudaranya juga membantu biaya untuk kampanye.

Selain itu dirinya juga tidak memasang spanduk maupun baliho tentang dirinya yang dipasang di jalan-jalan raya karena hal itu tidak efektif dan hanya menghamburkan uang. “Saya tidak tahu persisnya, ya kira-kira paling banyak Rp50 juta” jelas alumni Fakultas Hukum Universitas Widya Mataram Jogja ini.

Eko Yulianto Nugro, Caleg terpilih dari Dapil I dari PDIP, Kabupaten Bantul mengaku sosok Gus Tur adalah orang yang cerdas sehingga jika nantinya masuk ke DPRD Kabupaten Bantul tidak akan mengalami kesulitan. “Dia punya asisten pribadi yang siap untuk membantu dirinya sehingga tidak akan mengalami kesulitan manakala membaca APBD maupun lainnya,” terangnya. (ful)

dikutip dari: http://pemilu.okezone.com/read/2009/04/18/267/211686/caleg-tuna-netra-lolos-jadi-anggota-dprd-bantul

Filed under: Berita, Sisi lain

Leave a Reply

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word